cctv Whatsapp

Sejarah Gedung Pengadilan

Setelah menunggu beberapa lama, barulah niat baik ini terlaksana, yakni sukuran menempati gedung baru Kantor Pengadilan Agama Purwakarta.

Mengingat gedung yang lama sudah tidak representative, barulah pada tahun 2016 ini Pengadilan Agama Purwakarta menempati gedung baru setelah selesai dibangun dengan anggaran dari Mahkamah Agung RI.

Acara yang disusun panitia yang diketuai oleh Drs. M. RUSLI, SH., MH. berlangsung  pada hari Senin, tanggal 21 Maret 2016, pukul 13.00 Wib. Dihalaman Pengadilan Agama Purwakarta yang dihadiri oleh Ketua Pengadilan Tinggi Agama Jawa Barat beserta rombongan, Bupati Purwakarta, Wakil Bupati Purwakarta, Ketua DPRD Purwakarta, Sekretaris Daerah Purwakarta, dan seluruh Kepala Dinas Pemda Purwakarta serta seluruh Ketua, Wakil Ketua, Hakim, Panitera dan Sekretaris Pengadilan Agama seJawa Barat.

Selain itu hadir pula Ketua Pengadilan Negeri Karawang dan Ketua serta Wakil Ketua Pengadilan Agama dari wilayah Pengadilan Tinggi Agama Jakarta dan Banten, Dirut Bank Jabar Syariah dari Bandung, serta para Advokat yang berpraktek di Purwakarta.

Suatu hal yang langka terjadi kegiatan yang melibatkan unsure muspida dihadiri langsung oleh semua petinggi Pemkab Purwakarta yaitu Bupati, WakilBupati, dan Sekretaris Daerah Pemkab Purwakarta, hal ini menandakan kehadiran Pengadilan Agama mendapat apresiasi yang sangat signifikan, dan dinanti kehadirannya.

Suasana khidmat begitu terasa ketika dimulai dengan do’a yang dipimpin lansung oleh Bapak DR. K. H. ABUN BUNYAMIN, MA. Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Purwakarta.

Selanjutnya kata-kata sambutan yang di awali oleh Ketua Pengadilan Agama Purwakarta, Drs. H. ANANG PERMANA, S.H. M.H. dalam sambutannya Ketua Pengadilan Agama Purwakarta sangat berterimakasih kepada Bupati Purwakarta yang telah membantu terselenggaranya acara sukuran dengan tenda yang begitu megah, dan dekorasi yang sangat indah, semuanya difasilitasi oleh kang H. Dedy Mulyadi. Selain itu ucapan terimakasih juga disampaikan kepada Bupati Purwakarta karena Pengadilan Agama Purwakarta mendapat bantuan mobil operasional, Innova G All New seri terbaru 2016, serta pada tahun 2015 telah membiayai siding isbat nikah terpadu sebanyak 250 pasangan, dan tahun 2016 telah dianggarkan dalam APBD Kabupaten Purwakarta sebanyak 3600 pasangan.

Dalam akhir sambutannya, Ketua Pengadilan Agama Purwakarta mengucapkan terimakasih kepala seluruh Pegawai Agama Purwakarta yang telah bahu membahu mensukseskan acara sukuran ini. Tak lupa pada kesempatan tersebut meminta kepada Bupati untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan kepada para tamu undangan yang hadir, bagaimana kiat-kiat memajukan Purwakarta yang tadinya relative tidak dikenal, sekarang terkenal sampai kemancanagara, terutama dengan hadirnya Air Mancur Sri Baduga” yang keindahannya merupakan terbaik se Asia, serta makanan “Sate Maranggi” yang mendapatkan penghargaan masuk 3 besar kategori makanan yang yang terkenal di dunia.

Pada akhir sambutannya, Ketua Pengadilan Agama Purwakarta menyampaikan moto bekerja : 1). Selama kita masih punya tekad yang terpelihara dalam semangat, tidak ada kata terlambat untuk memulai sebuah awal yang baru; 2). Aku bukanlah orang yang hebat, tetapi aku mau belajar kepada orang-orang yang hebat. Aku adalah orang biasa tetapi aku ingin menjadi orang yang luar biasa, Aku bukanlah orang yang istimewa, tetapi aku ingin membuat seseorang menjadi istimewa.

Selanjutnya sambutan oleh Ketua Pengadilan Tinggi Agama Jawa Barat, DR. H. ZAENUDDIN FAJARI, S.H., M.H. memberikan sambutannya dengan gaya serius tapi santai yang mampu menghangatkan suasana. Pada intinya Ketua Pengadilan Tinggi Agama Jawa Barat berterimakasih kepada Kang H. DedyMulyadi, SH. Bupati Purwakarta yang telah banyak membantu Pengadilan Agama Purwakarta serta memberi instruksi kepada jajaran Pengadilan Agama Purwakarta khususnya dan umumnya kepada seluruh Pengadilan Agama se Jawa Barat agar mampu meningkatkan prestasi kerja dan mampu melahirkan semangat baru kemasa yang akan datang dan selalu merawat terutama masalah kebersihan kantor, mengutamakan pelayanan kepada masyarakat dan berusaha untuk menjaga sinergi dengan instansi lain.

“Ketua Pengadilan Agama Tinggi Jawa Barat Dr. H. Zainudin Fajari, SH., MH. Dan Bupati Purwakarta H. Dedi Mulyadi, SH. Sedang memberikan sambutan”

Pada kesempatan terakhir, giliran Bupati Purwakarta, H. DEDI MULYADI, SH memberikan sambutan dengan gaya khasnya yang santai, penuh canda tetapi bermakna. Dalam sambutannya mengatakan bahwa dalam bekerja kita harus bersikap dimanis, dilandasi ikhlas dan Tawakal kepada Allah, bukan dilandasi dengan kepentingan perorangan atau kepentingan politik, tetapi harus mengutamakan kepentingan masyarakat, serta tidak hanya terpaku pada konsep tetapi harus direalisasikan. Bupati Purwakarta berencana membiayai 3.600 pasangan suami istri yang belum mempunyai buku nikah untuk diisbatkan oleh Pengadilan Agama Purwakarta yang harus direalisasikan pada tahun 2016 ini.

Acara sukuran dikemas dengan cukup menarik dan tidak membosankan karena Kang H. Dedy Mulyadi, SH. Mengikut sertakan Grup TARI KAHURIPAN yang diiringi Grup Musik MK 9 binaan pak Bupati yang biasa mentas di TV One dan Trans 7, dengan sound system yang cukup apik, serta dekorasi yang sangat indah, menjadikan para tamu undangan hadir cukup terhibur dan terpesona.

Sekedar kilas balik  bahwa sejak zaman penjajahan pemerintah Hindia Belanda, di Purwakarta telah berdiri Pengadilan Agama yang pada waktu itu disebut Raad Agama atau “Priester Raad” Regents chap Karawang berkedudukan di Purwakarta. Untuk menertibkan Peradilan Agama, pemerintah Belanda mengeluarkan Keputusan Nomor  24 tanggal 19 Januari 1882 yang dimuat dalam Stbl. 1882 No. 152 tentang Pembentukan Peradilan Agama di Jawadan Madura, dan berlaku mulai tanggal 01 Agustus 1882 dan termuat dalam Stbl. 1882 No. 153. Sejak awal berdirinya gedung kantor Pengadilan Agama Purwakarta beralamat di Jalan Gandanegara No. 25 Purwakarta berdampingan dengan Setda Purwakarta serta Rumah Dinas Bupati Purwakarta, dengan kondisi gedung yang sederhana.

gedung

Gedung Pengadilan Agama Purwakarta