Seputar Peradilan

Gebyar Resepsi HUT Korpri dan Dharma Wanita Persatuan

Purwakarta (9/12/2019)
Gemuruh tepuk tangan membahana di Bale Sawala Yudistira, saat sejumlah mojang Purwakarta menampilkan tarian apik. Gerak tubuh nan gemulai, dibungkus gemerlap kain kena pantulan cahaya, bak cerita wayang yang mengisahkan bidadari turun dari kahyangan, tangan lentik menari mengiringi irama musik memecah suasana yang semula hening.
hutkorpi1
Acara resepsi peringatan HUT Korpri ke-48 dan HUT Dharma Wanita Persatuan ke-20 dimulai pukul 08.30 wib, diawali dengan pembacaan doa oleh Ketua MUI Purwakarta Dr. KH. John Dien. Acara yang dihadiri oleh Bupati Purwakarta Ambu Anne Ratna Mustika, S.E., Sekda Purwakarta Drs. H. Iyus Permana, M.M., sejumlah Pejabat Forkopimda, hadir Kajari Purwakarta Andin Adyaksantoro, S.H., S.Pd., S.E., M.H., M.M., Ketua Pengadilan Agama Purwakarta Drs. H. Yayan Atmaja, S.H., M.H., Waka Polres Purwakarta, Kasmen Purwakarta, perwakilan Kodim 0619 Purwakarta, perwakilan Kemenag Purwakarta dan sejumlah Pejabat OPD dan Kepala Dinas di Lingkungan Pemda Kabupaten Purwakarta.
hutkorpi2
Penyelenggaraan resepsi yang terbilang paling meriah selama ini, seperti dikatakan Ketua Korpri  Drs. H. Iyus Permana, M.M. dalam sambutannya, yang didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan (istrinya), juga dihadiri  Ketua II Dharmayukti Karini Cabang Purwakarta, Persit KCK Resimen Purwakarta, Bhayangkari Cabang Purwakarta, sejumlah anggota  Korpri dan Dharma Wanita Persatuan.  Lebih lanjut Ketua Korpri menyampaikan pesan agar anggota korpri meningkatkan profesionalisme, jujur,  bersih dari segala korupsi, kolusi, nepotisme dan berdisiplin serta berusaha berjiwa sosial.
hutkorpi4
Gelaran acara resepsi juga dimeriahkan oleh musikalitas khas Purwakarta, dan pembagian hadiah dari beberapa kegiatan baik yang diikuti oleh anggota Korpri maupun anggota Dhama Wanita Persatuan. Bupati Ambu Anne Ratna Mustika dalam sambutannya secara panjang lebar memaparkan peran penting Dharma Wanita bagi suami berprofesi sebagai anggota Korpri. Menurutnya, istri harus memberikan kesenangan, kenyamanan dan kebahagiaan bagi suami. Dengan suasana seperti itu, maka suami saat berada di kantor dapat memaksimalkan fungsi dan kinerjanya sebagai aparatur, tidak sebaliknya, suami sering melamun dan gagal fokus. Demikian juga keberadaan pekerja kontrak, harus mampu bekerja dengan baik, mampu mengoperasikan komputer/laptop, jangan hanya pandai bersolek, lanjutnya sambil bergurau dan memperagakan.
Selepas sambutan Bupati Ambu Anne, acara dilanjutkan dengan pentas musik, dan seluruh Pejabat Forkopimda berpamit untuk melanjutkan aktifitas di kantor masing-masing. (yy)