Seputar Peradilan

Upacara HUT Mahkamah Agung RI Ke-73

Sebagai wujud kecintaan terhadap Mahkamah Agung dan memenuhi instruksi Sekretaris Mahkamah Republik Indonesia, maka pada hari Minggu, tanggal 19 Agustus 2018, tepat pukul 07.30 WIB, Keluarga Besar Pengadilan Agama Purwakarta (PA) dan Pengadilan Negeri Purwakarta (PN) melaksanakan upacara dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Mahkamah Agung Republik Indonesia Ke 73. Upacara tersebut bertempat di Halaman Depan Gedung Pengadilan Agama Purwakarta. Upacara ini diikuti oleh Para Hakim, Pejabat Struktural, Pejabat Fungsional, Seluruh Karyawan dan Karyawati serta Pegawai Honorer dari Pengadilan Agama Purwakarta dan Pengadilan Negeri  Purwakarta.

hut mari 1 web

Bertindak sebagai Pemimpin Upacara, Asep Ruchyana, S.H., Panitera Pengganti Pengadilan Agama Purwakarta, sedang sebagai Pembina Upacara Dr. Tamah, S.H., M.H., Ketua Pengadilan Agama Purwakarta. Dalam amanatnya Ibu Ketua Pengadilan Agama Purwakarta membacakan Pidato Tertulis dari Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia, Prof. Dr. H. Muhammad Hatta Ali, S.H., M.H. dengan Tema: “ERA BARU PERADILAN MODREN BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI".

hut mari 2 web

Dalam pidato tertulisnya, Ketua Mahkamah Agung menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh warga peradilan yang telah bekerja keras dengan penuh kesungguhan dalam menjalankan tugas dan kewajiban serta telah menciptakan inovasi bagi kemajuan dunia peradilan. Beliau juga mengingatkan bahwa tuntutan masyarakat terhadap layanan yang diberikan lembaga peradilan semakin meningkat seiring dengan semakin massifnya informasi yang sampai ke publik. Oleh karena itu Mahkamah Agung telah melakukan lompatan besar di bidang informasi dan teknologi dengan diterbitkannya Perma Nomor 3 Tahun 2018 tentang Administrasi Perkara di Pengadilan Secara Elektronik. Dengan demikian seluruh warga peradilan harus mendukung terlaksananya kebijakan tersebut dengan baik.

hut mari 3 web

Pada akhirnya Beliau pun menyadari pula bahwa sumber daya dan fasilitas pengadilan di seluruh Indonesia belum merata, namun Beliau pun secara bijak menyatakan agar keterbatasan tersebut jangan dijadikan penghalang untuk bekerja. Keterbatasan harus dijadikan peluang untuk menghadapi tantangan. Setelah selesai amanat dari Pembina Upacara lalu upacara ditutup dengan pembacaan do'a oleh Dacep Burhanudin, S.Ag., M.HI.,  Hakim Pengadilan Agama Purwakarta. Setelah upacara ditutup dilanjutkan dengan acara senam bersama dengan dipimpin oleh Instruktur senam dari Sanggar Senam Kabupaten Purwakarta.

hut mari 4 web

DIRGAHAYU MAHKAMAH AGUNG REPUBLIK INDONESIA YANG KE-73, SEMOGA SEMAKIN AGUNG DAN MODERN.