SOP BANDING

SOP Banding

MAHKAMAH AGUNG REPUBLIK INDONESIA

DIREKTORAT JENDERAL BADAN PERADILAN AGAMA

Standard Operating Procedures

PERMOHONAN BANDING

PADA PENGADILAN TINGKAT PERTAMA

 

 

DOWNLOAD

MAHKAMAH AGUNG REPUBLIK INDONESIA

DIREKTORAT JENDERAL BADAN PERADILAN AGAMA

Standard Operating Procedures

PERMOHONAN BANDING

PADA PENGADILAN TINGKAT PERTAMA

Nomor SOP

:

011/Dit.Admin/Badilag/10

Revisi Tgl.

:

Tgl Ditetapkan

:

Halaman

:

1 dari 3 hal.

No.

Uraian Kegiatan

Keterangan Pelayanan

Unit/Pejabat

Waktu

Ket.

Terkait

Penyelesaian

DESKRIPSI

:

Panitera Muda

Prosedur Operasi Tata Cara Penerimaan Pendaftaran

Gugatan/

Permohonan Banding

Permohonan

A.

Pemohon Banding

1. Petugas

mengklarifikasi

menghadap petugas Meja I

nomor

perkara dan tanggal

dan mengajukan

putus dan melakukan cross­

permohonan banding.

check

dengan

Buku

Induk

Register.

2. Petugas

menghitung

apakah

permohonan

diajukan

masih

dalam tenggang waktu 14 hari

setelah

putusan

dibacakan/

Petugas Meja I

20 Menit

diberitahukan.

3. Petugas Meja I membuatkan

SKUM.

4. Petugas Meja I membuat Akta

Pernyataan

Banding

yang

ditanda

tangani

Pemohon

Banding

namun

belum

ditandatangani panitera.

B.

Pemohon Banding

1. Kasir

menerima

Akta

menyerahkan kepada

Pernyataan  Banding

disertai

pemegang kas (KASIR),

dengan

asli

SKUM

dari

Bukti Penyetoran Bank,

Pemohon Banding.

SKUM dan Akta Pernyataan

2. Kasir

membukukan

uang

Banding.

panjar

biaya

banding

yang

tercantum dalam SKUM pada

jurnal

Keuangan

Perkara

Banding.

Kasir

15 menit

3. Petugas

memberi

nomor

registrasi  pendaftaran

pada

SKUM.

4. Kasir

menyerahkan

kembali

Akta

Pernyataan

Banding

beserta

asli

SKUM

kepada

Pemohon Banding.

C.

Pemohon Banding menerima

1. Petugas

menerima

Akta

kembali Akta Pernyataan

Pernyataan Banding dan asli

Banding dan SKUM dari

SKUM dari Pemohon Banding.

kasir kemudian

2. Petugas

menyerahkan

Akta

menyerahkan kepada

Pernyataan  Banding

kepada

petugas Meja II.

Panitera

untuk

ditanda

Petugas Meja II

10 Menit

tangani.

3. Petugas

mencatat

dalam

register induk perkara sesuai

dengan

nomor

registrasi


MAHKAMAH AGUNG REPUBLIK INDONESIA

DIREKTORAT JENDERAL BADAN PERADILAN AGAMA

Standard Operating Procedures

PERMOHONAN BANDING

PADA PENGADILAN TINGKAT PERTAMA

Nomor SOP

:

011/Dit.Admin/Badilag/10

Revisi Tgl.

:

Tgl Ditetapkan

:

Halaman

:

2 dari 3 hal.

pendaftaran

yang

ada  di

dalam SKUM

4. Petugas

menyerahkan

1

(satu)

rangkap

Akta

Pernyataan

Banding

yang

telah ditanda tangani Panitera

dan   Stempel

Pengadilan

kepada

Pemohon

Banding

beserta

lembar

pertama

SKUM

Pendaftaran selesai.

D.

Pelimpahan berkas

1. Petugas melimpahkan berkas

permohonan banding oleh

permohonan banding kepada

Petugas Meja II ke Petugas

Petugas

Meja

III

melalui

Meja III.

Panmud

Hukum

dengan

menggunakan buku ekspedisi.

2. Petugas

Meja

III

melengkapi

berkas permohonan

banding

dengan salinan putusan, akta

Petugas Meja III

10 menit

pernyataan

banding,

dan

relaas

pemberitahuan

isi

putusan (jika ada).

3. Petugas

Meja  III  membuat

daftar check‐list kelengkapan

berkas

banding

sebagai

kontrol proses perkara.

E.

Pemberitahuan permohonan

1. Petugas

memberitahukan

banding, memori banding,

permohonan

banding kepada

kontra memori banding, dan

termohon

banding/

inzage.

terbanding.

2. Pemberitahuan/penyerahan

memori

banding dan

kontra

memori

banding

(jika

ada)

7 hari setelah

kepada

masing‐masing

permohonan

lawannya

dengan

Petugas Meja III

banding

menggunakan

relaas

diajukan.

pemberitahuan/penyerahann

ya.

3. Menyampaikan

relaas

pemeriksaan

berkas

perkara

(inzage) kepada pemohon dan

termohon banding.

F.

Pengiriman berkas dan biaya

1. Petugas menyerahkan Bundel

30 hari sejak

perkara banding ke

A dan Bundel B yang sudah

Petugas Meja III

permohonan

Pengadilan Tinggi

diteliti

kelengkapannya

ke

banding

Agama/MSy. Aceh.

Panitera

melalui

Wakil

diajukan.


MAHKAMAH AGUNG REPUBLIK INDONESIA

DIREKTORAT JENDERAL BADAN PERADILAN AGAMA

Standard Operating Procedures

PERMOHONAN BANDING

PADA PENGADILAN TINGKAT PERTAMA

Nomor SOP

:

011/Dit.Admin/Badilag/10

Revisi Tgl.

:

Tgl Ditetapkan

:

Halaman

:

3 dari 3 hal.

Panitera        untuk         diteliti

kembali sebelum dikirim ke

PTA/MSy Aceh.

2. Panitera membuat Surat Pengantar pengiriman berkas perkara banding ke PTA/MSy Aceh yang dibuat dalam rangkap 4, : 2 rangkap ditembuskan kepada para pihak, 1 rangkap untuk PTA/MSy Aceh dan 1 rangkap disimpan sebagai arsip.

3. Petugas mengirimkan Biaya perkara banding ke PTA/MSy Aceh melalui bank.

4. Petugas memasukkan Bukti setoran bank untuk perkara banding tersebut dalam bundel B yang dikirim ke PTA/Msy. Aceh.

5. Petugas menggandakan berkas dari bundel A dan bundel B untuk disimpan sebagai arsip oleh Panmud Hukum.

6. Petugas mengirimkan asli Bundel A dan Bundel B perkara banding ke PTA/MSy. Aceh.

Pengiriman Berkas Banding

Selesai.

Disahkan oleh :

Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama

Ttd

H. Wahyu Widiana

NIP. 19520918 197803 1 003