RSS Liputan6.Com

  1. Liputan6.com, Jakarta - Satu truk tangki milik Pertamina terbakar di Jalan Tol Dalam Kota arah ke Cawang, Jakarta Timur. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (21/7/2019) pukul 01.45 WIB.

    "Berdasarkan laporan masuk terdapat dua korban jiwa, ada korban tewas," tutur Gatot Sulaiman, Kepala seksi pengendalian kebakaran dan penyelamatan Jakarta Timur, soal kebakran truk tangki Pertamina seperti dikutip dari Antara.

    Gatot mengatakan, untuk memadamkan api yang menjilati truk tangki itu, Suku Dinas Pemadam Kebakaran mengerahkan 12 unit mobil pemadam. Sepuluh mobil didatangkan dari Sudin Damkar Jakarta Timur dan sisanya milik Sudin Damkar Jakarta Utara.

    Api bisa dipadamkan dalam waktu kurang lebih satu jam. "Pada pukul 03.15 WIB, petugas di lapangan sudah dalam tahap pendinginan obyek terbakar," ujar dia.

    Mengenai ukuran truk tangki Pertamina yang terbakar, Gatot mengaku belum menerima informasi. Namun, dia mengatakan jika melihat dari banyaknya unit mobil pemadam yang dikerahkan, maka truk tangki itu diperkirakan berukuran cukup besar.

     

    Truk Tangki Lainnya

    Ilustrasi truk tangki Pertamina. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

    Sebelumnya, satu truk tangki Pertamina bermuatan bahan bakar juga terbakar di Tol Tanjung Priok yang mengarah ke Cawang, Jakarta Timur. Sebanyak 11 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi.

    Belum diketahui penyebab terbakarnya truk tangki tersebut. Selain itu, juga belum diketahui ada atau tidaknya korban akibat peristiwa ini.

    Saksikan video pilihan berikut ini:

  2. Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Sosial meminta Dinas Sosial Pemprov Papua segera mendistribusikan 50 ton Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dan kebutuhan dasar lainnya yang sudah disalurkan pemerintah pusat kepada korban konflik Nduga.

    "Kami mendesak agar bantuan logistik segera disalurkan dengan berkoordinasi dengan pihak aparat keamanan," kata Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial Harry Hikmat di Jakarta, seperti dikutip dari Antara, Sabtu (20/7/2019).

    Desakan tersebut sebagai respon terkait adanya warga yang meninggal dunia akibat kelaparan di lokasi pengungsian di Nduga.

    Terkait logistik dari Kementerian Sosial, menurut Harry, saat ini masih tersimpan di gudang Dinas Sosial Provinsi Papua dikarenakan dari pihak pemerintah daerah provinsi Papua akan menyerahkan bersamaan dengan bantuan dari Pemprov Papua melalui gubernur.

    Untuk memastikan bantuan segera didistribusikan, Kemensos mengirim petugas Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial ke lokasi bantuan.

    Lebih lanjut Harry merincikan bantuan pemerintah tersebut terdiri dari 50 ton CBP dengan rincian 10 ton lewat Jayapura, 10 ton ke distrik Mbua, distrik Yal, distrik Mbulmu Yalma dan 30 ton melalui Kabupaten Wamena.

    Bantuan lain berupa mie instan, kopi, gula, sarden, alat kebersihan dan alat masak serta dukungan bantuan kebutuhan dasar dari kementerian sosial berupa perlengkapan sekolah SD, SMP, SMA sebanyak 370 paket

    Bantuan lain berupa perlengkapan bermain sebanyak 250 paket, perlengkapan belajar anak sebanyak 250 paket, perlengkapan olahraga 30 paket, perlengkapan kebutuhan kelompok rentan (balita, lansia, kebutuhan khusus) sebanyak 850 paket. Total bantuan senilai Rp 740.449.000.

    2.000 Warga Mengungsi

    Konflik akibat kontak senjata antara aparat TNI polri dengan kelompok kriminal bersenjata pimpinan Egainus Kogoya di Distrik Yal Kabupaten Nduga pada 26 Februari 2019 menyebabkan warga di Distrik Mbua, Yal, Yigi, Mapenduma, Nikuri, dan Mbulmu Yalma mengungsi.

    Diperkirakan sekitar 2.000 warga mengungsi yang tersebar di Distrik Mbua, Distrik Yal, Distrik Mbulmu Yalma Kabupaten Nduga dan kabupaten Wamena.

    Jumlah pengungsi pelajar SD, SMP, SMA sebanyak kurang lebih 600 orang yang terdata di Distrik Mbua, Distrik Yal, Distrik Mbulmu Yalma Kabupaten Nduga sedangkan di Kabupaten Wamena belum diketahui secara pasti karena kondisi pengungsi berada di keluarga atau suku masing-masing.

    Begitu pula dengan jumlah pengungsi dewasa dan kelompok rentan lainnya masih belum bisa didata karena kondisi keamanan serta masyarakat yang masih merasa takut untuk berkomunikasi dengan pihak di luar sukunya atau keluarganya.

    Saksikan video pilihan berikut ini:

  3. Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, Jawa Timur kembali menggelar kegiatan tahunan festival seni lintas budaya tahun 2019 atau disebut Surabaya Cross Culture International Folk Art Festival 2019. Perhelatan acara ini kembali diselenggarakan di Surabaya untuk ke-15 kali.

    Surabaya Cross Culture International Folk Art Festival 2019 ini digelar pada 21-25 Juli 2019. Perhelatan pembukaan acara dengan tema folk art dilakukan pada Minggu, 21 Juli 2019. Festivaltersebut mempererat hubungan peradaban antara Indonesia dengan negara lain. Pada 2019, akan diikuti oleh 13 negara dan lima kota dari dalam negeri.

    13 negara itu antara lain Jepang, India, Bulgaria, Uzbeskistan, Polandia, Rusia, Timor Leste, Thailand, Meksiko, Republik Ceko, Italia dan dua kota sister city Busan dan Guangzhou. 

    Sedangkan lima kota dalam negeri yang mengikuti yaitu Jawa Barat, Kota Bagai-Sulawesi Tengah, Kota Solok-Sumatera Barat, Bali dan Pangkal Pinang-Bangka Belitung.

    Sebelumnya, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), Antiek Sugiharti mengatakan, cross culture lebih ramai pada 2019 dibandingkan tahun sebelumnya. Sebab, sebanyak 13 negara akan memeriahkan festival ini. Dua di antara 13 negara itu merupakan sistercity dengan Surabaya

    "Nanti ada 248 peserta yang akan ikut berpartisipasi dari mancanegara. Kemudian 94 peserta dari dalam negeri lintas provinsi," tutur dia, Kamis, 18 Juli 2019. 

    3 negara tersebut di antaranya adalah Jepang, India, Polandia, Ceko,Timor Leste, Bulgaria, Uzbekistan, Rusia, Mexico, Thailand, Italia, Busan, Guangzhou. Sementara itu, lima lintas provinsi di antaranya Kabupaten Banggai, Pangkalpinang, Kota Solok, Jawa Barat, Mengwi.

    "Jadi totalnya 359 peserta yang berpartisipasi dari dalam maupun luar negeri. Kami mencoba membuat sesuatu baru lagi agar di tiap eventnya lebih menarik. Biasanya dibuka dengan Festival Remo dan Yosakoi di Balai Kota, kali ini digelar dengan cara yang berbeda," kata dia. 

    Antiek mengatakan, konsep yang berbeda tersebut di antaranya penampilan tidak seperti tahun lalu dari para delegasi. Selain itu, akan ada workshop khusus yang melibatkan masyarakat umum, sehingga nantinya masyarakat dapat gabung untuk mengikuti workshop.

    "Ya workshop yang melibatkan masyarakat umum ini memang melibatkan masyarakat luas, berbeda sekali memang," ujar Antiek.

     

    Kegiatan Festival Seni Budaya

    Patung Suro lan Boyo ikon Kota Surabaya karya Sigit Margono. (Dipta Wahyu/Jawa Pos)

    Liputan6 mengutip dari www.surabaya.go.id untuk kegiatan acara festival seni budaya tersebut:

    Dari delapan rangkaian di antaranya festival, parade, welcome dinner, art performance, workshop, city tour, visit culture, dan farewell party. Jadwal kegiatan acaranya sebagai berikut:

    1. Minggu, 21 Juli 2019

    Pembukaan dan Parade Peserta, lokasinya di Jalan Tunjungan – Balai Kota,

    pukul 06.00 – 10.00 WIB

    Tampilan Seni, lokasinya di Taman Bungkul, pukul 18.30 – 22.00 WIB

    2.Senin, 22 Juli 2019

    Visit Culture, lokasinya di Objek Wisata, pukul 08.00 – 12.30 WIB

    Welcome Dinner, lokasinya di Balai Kota, pukul 18.00 – 22.00 WIB

    3. Selasa, 23 Juli 2019

    Workshop, lokasinya di Balai Pemuda, pukul 09.00 – 14.00 WIB

    Tampilan Seni, lokasinya di G-Walk Citaraya, pukul 18.30 – 22.00 WIB

    4. Rabu, 24 Juli 2019

    City Tour/Penanaman Pohon, lokasinya di THP Kenjeran, pukul 08.00 – 12.00 WIB

    Tampilan Seni, lokasinya di Ciputra World dan Royal Plaza, pukul 18.30 – 21.00WIB

    5. Kamis, 25 Juli 2019

    Farewell Party, lokasinya di Balai Kota, pukul 19.00 – 22.00 WIB

    Siapkan waktu Anda di akhir pekan untuk datang ke rangkaian acara festival tersebut. Semoga hari libur Anda akan menyenangkan.

    (Wiwin Fitriyani, mahasiswi Universitas Tarumanagara)

     

    Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini