RSS Liputan6.Com

  1. Liputan6.com, Jakarta - Ombudsman RI mengkritik keputusan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang kembali menerapkan Ganjil- Genap (Gage) di masa pandemi Covid-19. Kebijakan tersebut mendorong masyarakat beralih ke transportasi publik yang menjadi salah satu tempat beresiko penularan virus corona.

    Anggota Ombudsman RI Alvin Lie menyoroti dampak diberlakukannya ganjil genap  telah membuat penumpukan pada transportasi publik, seperti transjakarta, LRT, MRT, bus antar kota, angkot maupun lainnya.

    "Kami mengingatkan kepada pemerintah Provinsi DKI atas konsekuensinya dari berlakunya ganjil-genap ini bukan saja menambah kapasitas angkut transportasi publik. Namun di sisi lain penerapan protokol keshetaan akan sulit. Karena sulitnya menjaga jarak," ujar Alvin saat diskusi virtual Ombudsman, Rabu (5/8/2020).

    Terlebih, di Jakarta untuk kluster perkantoran sedang menunjukan peningkatan yang mengkhawatirkan. Apalagi penyebaran terjadi di luar kantor pada saat para pekerja berangkat, pulang maupun transit.

    Selain resiko pada saat perjalanan, Alvin menyebutkan adanya ganjil genap ikut mendorong para pekerja lebih lama berada dil luar rumah, demi menghindari batas waktu jam ganjil genap.

    "Bisa juga berlakunya ganjil genap ini akan mendorong pekerja di Jakarta akan balik ke kebiasaan sebelum pandemi. Dengan berangkat lebih awal dan pulang lebih larut untuk mengakali pemberlakukan jam ganjil -genap," ungkapnya

     

    Minta Kaji Ulang

    Oleh karena itu, menurutnya kondisi penerapan Gage saat ini telah bertentangan dengan konsep Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Alvin menilai, tujuan PSBB adalah kurangi dan kendalikan pergerakan sosial, termasuk disarankan lebih banyak berada di rumah.

    "Jadi ganjil-genap ini bertentangan dengan PSBB karena dapat mendorong pekerja berada lebih lama di luar rumah. Ya, walaupun, Kepala Dinas Perhubungan Jakarta menyampaikan ganjil-genap ini bukan mendorong orang menggunakan transportasi publik, tetapi faktanya berbeda," tuturnya.

    Alvin mengharapkan Pemprov DKI bisa kembali mengkaji ulang pemberlakukan ganjil genap di saat pandemi Covid-19. Jangan sampai dengan berlakunya aturan tersebut, turut meningkatkan penyebaran Covid-19 di Ibu Kota dan berdampak merugikan masyarakat.

    Reporter: Bachtiarudin Alam

    Merdeka.com

  2. Liputan6.com, Jakarta - Dua pria berusia lanjut di Pasuruan, Jawa Timur, terluka dan harus dirawat di rumah sakit, setelah terlibat duel satu lawan satu menggunakan senjata tajam. Kedua kakek yang masih ada hubungan kekerabatan itu, tersulut emosinya diduga karena berebut tanah warisan. 

    Usai terlibat duel satu lawan satu, Abdul Karim, kakek 70 tahun, warga Desa Coban Joyo, Kecamatan Kejayan ini dilarikan ke Rumah Sakit Graha Sehat Medika, Kraton Pasuruan. Ia harus menerima puluhan jahitan di kaki, karena luka akibat senjata tajam.

    Abdul Karim ditemukan warga tergeletak di tepi area persawahan di Kecamatan Kejayan. Sedangkan seterunya yang masih saudara sepupu, Sudiono (60) juga dirawat di Rumah Sakit Umum Bangil, karena luka bacok di bagian tangan. Demikian diberitakan pada Fokus, 22 Juli 2020.

    Aksi duel satu lawan satu, bermula saat Abdul Karim hendak pulang dari sawahnya. Saat itu ia berpapasan dengan Sudiono, dan langsung terlibat adu mulut. Ketegangan antar keduanya berujung perkelahian menggunakan senjata tajam. Belum diketahui secara pasti alasan keduanya terlibat carok, namun diduga kuat masalah tanah warisan.

    "Rebutan warisan, karena mereka masih sepupu, jadi yang diperebutkan adalah masalah warisan," kata AKP Sugeng Prayitno, Kapolsek Kejayan.

    Polisi kini tengah melakukan penyelidikan untuk memastikan pemicu duel kedua kakek tersebut. Beberapa orang saksi kini tengah dimintai keterangan di Mapolsek Kejayan.

  3. Liputan6.com, Jakarta - Samsung resmi mengumumkan deretan flagship smartphone terbarunya, Galaxy Note 20 dan Galaxy Note 20 Ultra.

    Pada acara Unpacked 2020 yang ditayangkan secara online, Galaxy Note 20 dan Galaxy Note 20 Ultra mendapatkan peningkatan kamera dan kemampuan S Pen.

    Seperti spesifikasi lengkap Galaxy Note 20 dan Galaxy Note 20 Ultra?

    Galaxy Note 20

    Galaxy Note 20 hadir dengan prosesor Exynos 990, RAM LPDDR5 12GB, memori sebesar 128GB tanpa bisa menambah kapasitas memakai microSD, dan baterai berkapasitas 4,300mAh.

    Seri ini hadir dengan layar berpanel Full HD berukuran 6,7 inci, dan sudah didukung refresh rate 60Hz. Galaxy Note 20 tersedia dalam tiga opsi warna, yaitu Mystic Gray, Mystic Green dan Mystic Bronze.

    Untuk kamera, Galaxy Note 20 memiliki tiga kamera utama, masing-masing adalah 12MP (wide), 12MP (ultrawide), dan 64MP (portrait/telephoto).

     

    Galaxy Note 20 Ultra

    Di seri paling premium, Samsung juga sudah menyertakan prosesor terbarunya, yaitu Exynos 990. Perusahaan juga sudah membekali seri ini dengan baterai berkapasitas 4,500mAh.

    Beda dari seri standar, Galaxy Note 20 Ultra hadir dalam dua pilihan, yaitu RAM 12GB/256GB, dan RAM 12GB/512GB dan bisa ditambah kapasitasnya dengan microSD.

    Untuk kamera, Samsung sudah menyematkan kamera 108MP (megapiksel) untuk versi flagship Galaxy Note 20, 12MP (ultra wide), 12MP (telephoto).

    Informasi, Samsung juga hanya menyertakan S Pen berkemampuan respon 26ms (milisecond) untuk Galaxy Note 20 ketimbang 9ms yang baru di seri Ultra.

    Harga Galaxy Note 20

    Galaxy Note 20 hanya tersedia dalam satu pilihan memori, yakni RAM 8GB dengan memori 256GB yang dijual dengan harga Rp 14.499.000.

    Sementara Galaxy Note 20 Ultra tersedia dalam dua opsi memori. Pertama, varian RAM 8GB dengan memori 256GB dijual Rp 17.999.000, sedangkan varian RAM 8GB dengan memori 512GB dibanderol Rp 19.999.000.

    Pre-order untuk dua perangkat itu dapat diakses melalui situs resmi Galaxy Launch Pack.

    Pada pemesanan pre-order ini, konsumen yang membeli Galaxy Note 20 akan mendapatkan voucher untuk Galaxy Buds Plus dan konsumen yang membeli Galaxy Note 20 Ultra memperoleh voucher Galaxy Buds Live.

    Selain dari situs resmi Samsung, pemesanan pre-order juga dapat dilakukan melalui sejumlah rekanan, seperti Lazada, JD, Blibli, Shopee, Tokopedia, Eraspace, Bukalapak, Akulaku, Bhinneka, Dinomarket, dan Global Teleshop.

    (Ysl/Why)